Perang menumpahkan darah
Negara ini memang telah merdeka
Namun perang tak kunjung usai
Ada perang di sekelilingmu
Perang melawan kebodohan
Perang melawan kelaparan
Perang di bidang teknologi
Perang di bidang ilmu pengetahuan
Tahukah perang yang sangat dekat denganmu?
Perang yang juga menumpahkan darah
Perang demi sebuah kehidupan
Perang yang dialami oleh orang nomor satu di hidupmu
Sang bidadari yang terlibat perang
Bidadari tanpa sayap itu perang bertaruh nyawa
Di atas lautan darah
Ia berjuang demi sebuah kehidupan
Perjuangan yang tak ternilai tentunya
Jasanya tak dapat dibayar
Bongkahan emas segunung pun tak mampu membayar perjuangannya
Tak ada harta yang mampu membelinya
Ia berjuang siang malam tak kenal lelah
Bidadari itu tak pamrih
Mengasuh seorang bayi mungil dengan penuh kasih sayang
Memberi bekal ilmu untuk dunia dan akhiratnya
Ia adalah saksi dari sebuah kehidupan
Mengasuh seorang anak dari bayi hingga tumbuh dewasa
Membesarkannya dengan penuh pengorbanan
Hingga anaknya tumbuh menjadi orang
Bidadari yang begitu sabar
Mendengar keluh kesah kita
Memberikan nasihat-nasihat
Memberikan dorongan semangat
Wajah sang bidadari yang dulu terlihat muda
Sekarang sudah berubah menjadi tua
Terlihat wajah lelahnya menunggu sang anak
Menunggu sang anak memeluknya dengan senyuman
Ia tersenyum hangat
Bangga melihat anaknya tumbuh dewasa
Bangga melihat anaknya menjadi orang sukses
Bangga melihat anaknya yang sangat cerdas
Banyak rintangan yang Beliau lalui
Demi sebuah kehidupan bagi sang buah hati
Sayangilah, cintailah dia Ibumu
Bidadari yang telah melahirkanmu ke dunia
Tanpanya, tak kan ada kehidupan bagi kita
Kasih sayangnya tak bisa digantikan oleh siapapun
Dialah pahlawan hidupmu
Cintanya padamu sepanjang masa
Negara ini memang telah merdeka
Namun perang tak kunjung usai
Ada perang di sekelilingmu
Perang melawan kebodohan
Perang melawan kelaparan
Perang di bidang teknologi
Perang di bidang ilmu pengetahuan
Tahukah perang yang sangat dekat denganmu?
Perang yang juga menumpahkan darah
Perang demi sebuah kehidupan
Perang yang dialami oleh orang nomor satu di hidupmu
Sang bidadari yang terlibat perang
Bidadari tanpa sayap itu perang bertaruh nyawa
Di atas lautan darah
Ia berjuang demi sebuah kehidupan
Perjuangan yang tak ternilai tentunya
Jasanya tak dapat dibayar
Bongkahan emas segunung pun tak mampu membayar perjuangannya
Tak ada harta yang mampu membelinya
Ia berjuang siang malam tak kenal lelah
Bidadari itu tak pamrih
Mengasuh seorang bayi mungil dengan penuh kasih sayang
Memberi bekal ilmu untuk dunia dan akhiratnya
Ia adalah saksi dari sebuah kehidupan
Mengasuh seorang anak dari bayi hingga tumbuh dewasa
Membesarkannya dengan penuh pengorbanan
Hingga anaknya tumbuh menjadi orang
Bidadari yang begitu sabar
Mendengar keluh kesah kita
Memberikan nasihat-nasihat
Memberikan dorongan semangat
Wajah sang bidadari yang dulu terlihat muda
Sekarang sudah berubah menjadi tua
Terlihat wajah lelahnya menunggu sang anak
Menunggu sang anak memeluknya dengan senyuman
Ia tersenyum hangat
Bangga melihat anaknya tumbuh dewasa
Bangga melihat anaknya menjadi orang sukses
Bangga melihat anaknya yang sangat cerdas
Banyak rintangan yang Beliau lalui
Demi sebuah kehidupan bagi sang buah hati
Sayangilah, cintailah dia Ibumu
Bidadari yang telah melahirkanmu ke dunia
Tanpanya, tak kan ada kehidupan bagi kita
Kasih sayangnya tak bisa digantikan oleh siapapun
Dialah pahlawan hidupmu
Cintanya padamu sepanjang masa














