Tujuan PKM
PKM dikembangkan untuk mengantarkan
mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi. Dalam rangka
mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang cendekiawan, wirausahawan serta
berjiwa mandiri dan arif, mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan
kemampuan, keahlian, sikap tanggungjawab, membangun kerjasama tim maupun
mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang
ditekuni.
Ada 7 jenis PKM, yaitu :
1.
PKM-P
Merupakan program
penelitian yang dimaksudkan untuk mampu menjawab berbagai macam permasalahan
yang berkaitan dengan isu terkini, misalnya mengidentifikasi faktor penentu
mutu produk, pengembangan metode pembelajaran, inventarisasi atau eksplorasi
sumber daya, modifikasi produk, identifikasi dan pengujian khasiat senyawa
kimia bahan alam, atau merumuskan teknik pemasaran.
PKM-P juga dapat
berbentuk upaya pemecahan masalah humaniora, misalnya, survei kesehatan anak
jalanan, metode pembelajaran aksara daerah di siswa sekolah dasar, laju
pertumbuhan ekonomi di sentra kerajinan, atau faktor penyebab tahayul yang
mewarnai perilaku masyarakat daerah dan hal-hal yang berkaitan dengan kearifan
lokal.
2.
PKM-K
Merupakan
program pengembangan ketrampilan mahasiswa dalam berwirausaha dan berorientasi
pada profit. Komoditas usaha yang dihasilkan dapat berupa barang atau jasa
yangselanjutnyamerupakan salah satu modal dasar mahasiswa berwirausaha dan
memasuki pasar. Jadi pemeran utama berwirausaha dalam hal ini adalah mahasiswa,
bukan masyarakat, ataupun mitra lainnya.
3.
PKM-M
Merupakan
program penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam upaya peningkatan
kinerja, membangun keterampilan usaha, penataan dan perbaikan lingkungan,
penguatan kelembagaan masyarakat, sosialisasi penggunaan obat secara rasional,
pengenalan dan pemahaman aspek hukum adat, upaya penyembuhan buta aksara dan
lain-lain bagi masyarakat baik formal maupun non-formal, yang sementara ini
dinilai kurang produktif. Disyaratkan dalam Proposal program ini adanya
komitmen bekerjasama secara tertulis dari komponen masyarakat yang akan
dibantu/menjadi khalayak sasaran.
4.
PKM-T
Merupakan
program bantuan teknologi (mutu bahan baku, prototipe, model, peralatan atau
proses produksi, pengolahan limbah, sistem jaminan mutu dan lain-lain) atau
manajemen (pemasaran, pembukuan, status usaha dan lain-lain) atau lainnya bagi
industri berskala mikro atau kecil (industri rumahan, pedagang kecil atau
koperasi), menengah atau bahkan berskala besar, yang menyangkut kepentingan
masyarakat luas dan sesuai dengan kebutuhan calon mitra program. Mitra program
yang dimaksud dalam hal ini adalah kelompok masyarakat yang dinilai produktif,
misalnya: pedagang, penjual jasa dan sebagainya.
PKM-T mewajibkan
mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra terlebih dahulu, karena produk PKM-T
merupakan solusi atas persoalan prioritas mitra. Dengan demikian, di dalam usul
program harus dilampirkan Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Mitra.
5.
PKM-KC
Merupakan
program penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar mahasiswa, bersifat
konstruktif serta menghasilkan suatu sistem, desain, model/barang atau
prototipe dan sejenisnya. Karya cipta tersebut bisa saja belum memberikan nilai
kemanfaatan langsung bagi pihak lain.
6.
PKM-AI
Merupakan
program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari suatu kegiatan kelompok
dalam bidang pendidikan, penelitian atau pengabdian kepada masyarakat (misalnya
studi kasus, praktik lapang, KKN, PKM, magang).
7.
PKM-GT
Merupakan program
penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari ide atau gagasan visioner kelompok
mahasiswa. Gagasan yang dituliskan dapat mengacu kepada isu aktual yang ada di
masyarakat dan memerlukan solusi sistem yang berjangka panjang berdasarkan
hasil karya pikir yang cerdas dan implementatif.






0 komentar:
Posting Komentar