Pelayanan Buruk Bagi Warga Kurang Mampu
Pelayanan
kesehatan di Indonesia telah mengalami kemajuan di beberapa aspek. Salah satu
contohnya adalah askes. Namun semenjak 2014 askes telah ditiadakan dan telah
diperbaharui menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau yang sering kita
dengar sebagai BPJS. BPJS atau yang mempunyai nama lain sebagai JKN yaitu
program yang mempunyai peranan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan bagi warga negara Indonesia. Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN mempunyai
peranan penting bagi masyarakat yang kurang mampu. Program ini membatu
masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di beberapa rumah sakit
nasional atau puskesmas tanpa khawatir dengan biaya yang akan ditanggung.
Namun, dari berbagai keuntungan yang ada masih terdapat beberapa kekurangan
didalam pelayananan BPJS.
BPJS atau
badan penyelenggara jaminan sosial mempunyai beberapa kelebihan yakni.
a. Pelayanan
kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup:
1. Administrasi
pelayanan
2. Pelayanan
promotif dan preventif
3. Pemeriksaan,
pengobatan dan konsultasi medis
4. Tindakan
medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif
5. Pelayanan
obat dan bahan medis habis pakai
6. Transfusi
darah sesuai kebutuhan medis
7. Pemeriksaan
penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama
8. Rawat
inap tingkat pertama sesuai indikasi
b.
Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, yaitu pelayanan kesehatan
mencakup:
1. Rawat
jalan, meliputi:
a) Administrasi
pelayanan
b) Pemeriksaan,
pengobatan dan konsultasi spesialistik oleh dokter spesialis dan sub
spesialis
c) Tindakan
medis spesialistik sesuai dengan indikasi medis
d) Pelayanan
obat dan bahan medis habis pakai
e) Pelayanan
alat kesehatan implant
f) Pelayanan
penunjang diagnostic lanjutan sesuai dengan indikasi medis
g) Rehabilitasi
medis
h) Pelayanan
darah
i) Peayanan
kedokteran forensik
j) Pelayanan
jenazah di fasilitas kesehatan
2. Rawat
Inap yang meliputi:
a) Perawatan
inap non intensif
b) Perawatan
inap di ruang intensif
c) Pelayanan
kesehatan lain yang ditetapkan oleh Menteri
namun,
dari berbagai kelebihan BPJS terdapat beberapa kekurangan dan kendala yang
mungkin dialami oleh pengguna BPJS yakni.
1.Metode berjenjang
Nah jika di asuransi lain anda bisa langsung ke berobat ke rumahsakit yang bekerja sama atau rekanan,maka kalau di bpjs anda harus ke faskes 1,biasanya klinik atau puskesmas setelah di faskes 1 dapat rujukan baru anda ke rumah sakit yang bekerja sama dengan bpjs,sebenarnya langsung ke rumah sakit bisa tapi ada prosedurnya seperti kritis atau kecelakaan dan lain sebagainya namun jika anda yang biasa pakai asuransi swasta pasti akan mengeluh dengan prosedur seperti ini.
Nah jika di asuransi lain anda bisa langsung ke berobat ke rumahsakit yang bekerja sama atau rekanan,maka kalau di bpjs anda harus ke faskes 1,biasanya klinik atau puskesmas setelah di faskes 1 dapat rujukan baru anda ke rumah sakit yang bekerja sama dengan bpjs,sebenarnya langsung ke rumah sakit bisa tapi ada prosedurnya seperti kritis atau kecelakaan dan lain sebagainya namun jika anda yang biasa pakai asuransi swasta pasti akan mengeluh dengan prosedur seperti ini.
2.Hanya Indonesia
Perlindungan asuransi bpjs hanya melindungi di indoensia berbeda dengan asuransi swasta sebelah yang bisa melindungi dan rumah sakit yang bekerja sama hingga seluruh dunia
Perlindungan asuransi bpjs hanya melindungi di indoensia berbeda dengan asuransi swasta sebelah yang bisa melindungi dan rumah sakit yang bekerja sama hingga seluruh dunia
3.Antri Sana Sini
Untuk pendaftaran dan pengubahan data di kantor bpjs antrian kadang tidak terbendung contohnya saja hari senin silahkan anda lihat di kantor bpjs antrian lumayan banyak tidak cukup disitu saja jika anda berobat ke rumah sakit dan sudah dapat rujukan dari faskes 1 antrian berobat di rumah sakit juga banyak,boleh dibuktikan
Untuk pendaftaran dan pengubahan data di kantor bpjs antrian kadang tidak terbendung contohnya saja hari senin silahkan anda lihat di kantor bpjs antrian lumayan banyak tidak cukup disitu saja jika anda berobat ke rumah sakit dan sudah dapat rujukan dari faskes 1 antrian berobat di rumah sakit juga banyak,boleh dibuktikan
4.Jarang dapat kelas 1
Nah saat mengurus istri saya yang melahirkan saya coba gunakan BPJS selain untuk mereview juga menilai bagaimana sistemnya dan hasilnya saya hanya dapat kelas 3 padahal kelas bpjs saya bukan 3 itupun kata rumah sakit kelas 3 hanya tinggal 1 kamar,begitu juga cerita dari teman teman saya gak ada yang dapat kelas 1 kalau berobat menggunakan bpjs,heran saya,mungkin memang kamar penuh atau jawab sendiri saja ya.
Nah saat mengurus istri saya yang melahirkan saya coba gunakan BPJS selain untuk mereview juga menilai bagaimana sistemnya dan hasilnya saya hanya dapat kelas 3 padahal kelas bpjs saya bukan 3 itupun kata rumah sakit kelas 3 hanya tinggal 1 kamar,begitu juga cerita dari teman teman saya gak ada yang dapat kelas 1 kalau berobat menggunakan bpjs,heran saya,mungkin memang kamar penuh atau jawab sendiri saja ya.
Dan masih banyak kekurangan bpjs akan saya update
lagi, sebagai warga yang baik walaupun saya menilai masih banyak kekurangan
saya juga peserta BPJS terkadang juga berfikir saya kalau sistem bpjs tidak
dibenahi karena sudah terlanjur berjalan dan juga bpjs sudah banyak membantu
masyarakat indonesia.
Solusi
Jika anda sudah terdaftar dan sudah bayar rutin
iuran setiap bulanya sebelum tanggal 10 maka lanjutkan jangan sampai terlambat
jika terlambat maka akan dikenakan dende 2% jika anda tetap tidak bayar atau
telat selama 3 bulan maka layanan akan dihentikan sementara dan untuk cara buka
layanan kesehatan yang dihentikan sementara bisa datang langsung ke kantor BPJS
terdekat di kota anda. Sehingga untuk anda yang sudah terdaftar untuk segera membayar iuran setiap bulannya secara
rutin sebelum tanggal 10 supaya tidak terkena denda. Dan diusahakan tidak telat
selama 3 bulan supaya layanan BPJS tidak dihentikan sementara.






0 komentar:
Posting Komentar